Bone, Porostengah.id – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga jatuh dari perahunya di perairan Tanjung Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, resmi dilakukan pada Kamis (30/4).
Korban diketahui bernama Ari (40), seorang nelayan yang sehari-hari melaut menggunakan perahu jenis katinting. Informasi yang diterima Basarnas Makassar sekitar pukul 14.00 WITA menyebutkan, korban seperti biasa pergi mencari ikan di perairan Pallette. Namun, situasi berubah mencurigakan ketika perahu miliknya ditemukan dalam kondisi terbalik tanpa keberadaan korban.
Rekan sesama nelayan yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan pencarian awal, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban tak kunjung ditemukan, memicu kekhawatiran keluarga dan warga setempat.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh pihak keluarga bersama masyarakat sekitar. Namun hingga laporan diteruskan ke Basarnas, hasilnya masih nihil. Kondisi ini mendorong keluarga korban untuk meminta bantuan resmi kepada tim SAR.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel dari Pos SAR Bone ke lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi dari pihak keluarga korban, kami segera mengerahkan personel Pos SAR Bone menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Tim akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat guna memperlancar proses pencarian,” ujarnya.
Ia menegaskan, operasi SAR dilakukan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan serta kondisi cuaca di lapangan. Meski cuaca dilaporkan berawan, tim diharapkan mampu memaksimalkan upaya pencarian.
“Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan tim. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat setempat yang turut membantu menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian.
