Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual

 

Porostengah.id

Maros, Porostengah.id – Warga Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kini dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman dan nyaman setelah Jembatan Garuda Merah Putih resmi rampung dibangun dan siap dioperasikan, Minggu (31/5/2026).

Jembatan sepanjang 100 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Bontomatinggi dengan Desa Bontomanurung. Kehadiran jembatan ini menjawab kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan saat melintasi sungai yang membelah kedua wilayah tersebut.

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah mobilitas masyarakat di daerah terpencil yang selama ini belum memiliki akses infrastruktur memadai.

Proyek tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh TNI bersama masyarakat melalui jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, Korem 141/Toddopuli, dengan pelaksana utama Kodim 1422/Maros.

Sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi sungai saat debit air surut. Ketika sungai meluap atau banjir, masyarakat terpaksa menggunakan gondola manual yang ditarik secara tradisional. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya merepotkan, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan warga.

Salah seorang warga Desa Bontomatinggi, Daeng Acco (50), mengaku bersyukur atas hadirnya jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Sekarang kami bisa menyeberang sungai dengan aman. Tidak perlu lagi menarik gondola yang melelahkan atau menunggu air surut untuk menyeberang. Kami merasa lebih aman dan nyaman. Inilah yang kami harapkan selama ini. Terima kasih kepada Bapak Prabowo dan TNI yang telah membangun jembatan ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat turut terlibat dalam proses pembangunan sejak tahap awal hingga selesai.

“Kami bersama warga ikut membantu pekerjaan dari awal sampai selesai. Kami juga berkomitmen menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Komandan Kodim 1422/Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, mengatakan keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran akses transportasi.

“Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen terus mendukung pembangunan infrastruktur demi kepentingan rakyat sesuai arahan pimpinan,” katanya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Dengan hadirnya Jembatan Garuda Merah Putih, masyarakat kini merasa lebih lega dan nyaman. Ke depan, kami berharap sinergitas antara TNI dan masyarakat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual
  • Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual
  • Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual
  • Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual
  • Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual
  • Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Akhiri Ketergantungan Warga Maros pada Gondola Manual