BULUKUMBA | POROSTENGAH.ID - Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) menerjunkan 81 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan III Tahun 2026 ke Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian selama satu bulan di sembilan kelurahan yang tersebar pada dua kecamatan.
Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Gedung Pinisi, Kabupaten Bulukumba.
Sebanyak 81 mahasiswa dibagi ke Kecamatan Ujungbulu yang mencakup tujuh kelurahan, yakni Bentenge, Bintarore, Ela-Ela, Loka, Tanah Kongkong, Kalumeme, dan Kasimpureng. Sementara di Kecamatan Gantarang, mahasiswa ditempatkan di Kelurahan Matekko dan Jalanjang.
Ketua Panitia KKN UTAMA Makassar, Hardiyanto, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang telah menerima dan menyambut baik kehadiran mahasiswa untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.
Ia berharap selama berada di Bulukumba, seluruh mahasiswa dapat beradaptasi dengan masyarakat, menjalankan program secara bertanggung jawab, serta membawa nama baik almamater.
Rektor Universitas Tamalatea Makassar, Dr. Muh. Ilyas, SKM., M.Adm.Kes., mengatakan Bulukumba dipilih sebagai lokasi KKN karena dinilai memiliki perkembangan pembangunan yang membanggakan. Menurutnya, keberadaan Gedung Pinisi dan Gedung Ammatoa menjadi gambaran kemajuan sekaligus ikon daerah.
Sementara itu, Bupati Bulukumba yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bulukumba, Drs. H. Muhammad Daud Kahal, M.Si., secara resmi menerima mahasiswa KKN UTAMA Makassar.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap mahasiswa mampu menjalankan tugas dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain melaksanakan pengabdian, mahasiswa juga diharapkan dapat mengenal potensi daerah, termasuk wisata Pantai Bira, kawasan kuliner Pantai Merpati, serta kawasan breakwater Labuan.
Penerimaan mahasiswa KKN turut dihadiri Camat Ujungbulu, Camat Gantarang, para lurah, serta jajaran pengelola Universitas Tamalatea Makassar.
Kehadiran mahasiswa KKN ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar bersama masyarakat, menghadirkan gagasan, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. (Ina/Mus)


