Makassar, Porostengah.id – Redaksi Insan.News menegaskan bahwa seseorang bernama Rais bukan merupakan wartawan, kontributor, anggota, maupun bagian dari struktur organisasi media tersebut.
Penegasan itu disampaikan melalui klarifikasi resmi menanggapi pemberitaan yang dimuat salah satu media pada 31 Maret 2026 dengan judul "Penyebar Isu Disorot: Kasus Tenggelam di Haloona Waterboom Selayar Tuntas, Muncul Dugaan Permintaan Imbalan Rp10 Juta."
Dalam pemberitaan tersebut disebutkan adanya seseorang bernama Rais yang diduga menghubungi pihak Haloona Waterboom dengan mengaku berasal dari Insan.News.
Menanggapi hal tersebut, Redaksi Insan.News menyatakan bahwa Rais tidak memiliki hubungan kerja, hubungan kelembagaan, maupun hubungan profesional dengan Insan.News.
"Segala tindakan, komunikasi, pernyataan, permintaan, maupun aktivitas yang dilakukan oleh yang bersangkutan sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak dapat dikaitkan dengan kebijakan maupun sikap resmi Redaksi Insan.News," demikian keterangan resmi redaksi.
Redaksi juga menegaskan tidak pernah memberikan mandat kepada pihak tersebut untuk mengatasnamakan Insan.News dalam melakukan komunikasi dengan pihak mana pun, termasuk terkait pemberitaan atau permintaan imbalan agar suatu informasi tidak dipublikasikan.
Menurut Insan.News, setiap wartawan atau kontributor yang menjalankan tugas jurnalistik atas nama media wajib memiliki identitas serta penugasan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada redaksi.
Karena itu, Insan.News meminta seluruh pihak agar tidak mengaitkan nama media tersebut dengan tindakan individu yang tidak memiliki hubungan dengan redaksi.
Selain itu, masyarakat maupun narasumber diimbau untuk melakukan verifikasi langsung kepada Redaksi Insan.News apabila menerima komunikasi dari pihak yang mengaku sebagai wartawan atau perwakilan media tersebut.
Redaksi menyatakan klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga akurasi informasi, independensi jurnalistik, serta kredibilitas dan nama baik Insan.News.(*)


