Selayar, Porostengah.id - Pelayanan BBM di APMS Tanri Jaya, Kabupaten Kepulauan Selayar, kembali menjadi sorotan.
Koordinator Wilayah LSM LIRA Sulawesi Selatan Ahmad Zulkarnain mengaku melihat langsung aktivitas pengisian BBM yang dinilai janggal dari depan Kantor LSM LIRA Kepulauan Selayar.
Dalam pengamatan tersebut, seorang pengendara sepeda motor disebut mengisi BBM di APMS Tanri Jaya. Setelah keluar dari area pengisian, BBM dari tangki motor kemudian disedot dan dipindahkan ke dalam jeriken.
Yang menjadi sorotan, kendaraan tersebut kemudian kembali masuk ke APMS untuk melakukan pengisian BBM.
“BBM-nya disedot dari motor ke jeriken, setelah itu masuk lagi untuk mengisi. Kalau seperti ini, berarti pelayanan di APMS Tanri Jaya masih tidak teratur,” ujar Korwil LSM LIRA Sulsel. 16/09/2026
Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan dan pelayanan BBM di APMS Tanri Jaya. Terlebih, BBM merupakan komoditas yang distribusinya berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
LSM LIRA Sulsel meminta pengelola APMS dan instansi terkait tidak mengabaikan pola pengisian seperti yang ditemukan di lapangan.
“Yang perlu dipastikan adalah apakah mekanisme seperti itu memang diperbolehkan atau justru melanggar ketentuan distribusi BBM,” katanya.
Sorotan ini sekaligus menjadi pertanyaan bagi pihak yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan: sejauh mana pengawasan terhadap pola pengisian BBM di APMS Tanri Jaya berjalan?
Hingga berita ini diturunkan, pihak APMS Tanri Jaya dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai aktivitas tersebut.


